7 KESALAHAN PENULISAN KATA BAHASA INDONESIA
By: Winda Dwi Lestari
Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan, bagian dari jati diri dan aset penting bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi yang wajib kita junjung. Namun sayangnya, pada implementasi sehari-hari, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum menggunakannya sesuai dengan kaidah yang benar. Kita masih sering menjumpai kesalahan-kesalahan dalam berbahasa. Menurut Supriani dan Siregar (2012), kesalahan berbahasa adalah suatu peristiwa yang bersifat inheren dalam setiap pemakaian bahasa baik secara lisan maupun tulis. Kesalahan-kesalahan tersebut seringkali kita anggap remeh. Banyak masyarakat khususnya generasi muda yang semaunya sendiri dalam berbahasa, tak peduli dengan kaidah yang ada.
Nah, untuk itu artikel ini akan membahas kesalahan berbahasa Indonesia dari aspek tulis yang seringkali terjadi. Kesalahan tersebut banyak terjadi saat menulis surat resmi, atau bahkan saat menulis tugas ataupun karya tulis yang seharusnya menggunakan bahasa baku sesuai KBBI.
Lalu, apa saja kesalahan-kesalahan penulisan kata tersebut? Simak dibawah ini, ya!
- Terimakasih X Terima kasih
Sebagian besar dari kita, masih belum paham bagaimana menuliskan kata terima kasih yang benar. Banyak yang masih menuliskan kata terima kasih dengan digabung “terimakasih”. Padahal, yang tepat adalah terima kasih (dipisah).
Untuk membuktikan manakah yang benar antara terimakasih dan terima kasih, mari kita cek di KBBI ya, Sobat!
Bandingkan dengan ini,
Terimakasih (digabung) tidak terdapat di KBBI. Jadi, penulisan kata terima kasih yang tepat adalah terima kasih (dipisah) sebagaimana termuat dalam KBBI.
- Sekedar X Sekadar
Manakah yang baku antara sekedar dan sekadar? Yuk langsung cek di KBBI berikut ini.
Sekedar merupakan bentuk tidak baku dari kata sekadar. Jadi, kata baku yang benar adalah sekadar.
- Tolak Ukur X Tolok Ukur
Menurut kalian, manakah yang benar antara tolak ukur atau tolok ukur? Kebanyakan mungkin menjawab tolak ukur. Langsung saja, yuk kita cek di KBBI.
Tolak ukur tidak ada di KBBI. Itu berarti, tolak ukur bukanlah bahasa baku. Mari kita cek tolok ukur,
Ternyata kata yang benar adalah tolok ukur, Sobat.
- Nasehat X Nasihat
Nah, kata yang benar sesuai KBBI adalah nasihat ya, Sobat.
- Antri X Antre
Jadi, penulisan kata yang tepat adalah antre.
- Praktek X Praktik
Penulisan kata yang tepat sesuai KBBI adalah praktik.
- Aktifitas X Aktivitas
Jadi, penulisan kata yang tepat sesuai dengan KBBI adalah aktivitas bukan aktifitas.
Nah, itulah 7 kesalahan penulisan kata bahasa Indonesia yang sering terjadi. Besar harapan penulis, kedepannya kita dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ya, Sobat! Terima kasih, dan semoga bermanfaat.
Sumber Pustaka:
Supriani, R. dan Siregar, I. R. (2012) “Penelitian Analisis Kesalahan Berbahasa,” Edukasi Kultura, hal. 67–76.
KBBI. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online] Available at: https://kbbi.kemdikbud.go.id/ Diakses pada 20 Juli 2021.

