Aksara Korea dalam Bahasa Daerah Ciacia

(Fun Fact)

Bahasa Ciacia digunakan oleh masyarakat Ciacia di Sulawesi Tenggara. Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara pada Agustus 2009 memutuskan kebijakan mengadaptasi aksara Korea (Hangeul) menjadi aksara Ciacia karena bahasa Ciacia tidak mempunyai aksara sendiri. Keputusan itu menimbulkan reaksi pro dan kontra. Wali Kota Baubau menetapkan keputusan kontroversial untuk mengadaptasi aksara Korea (Hangeul) menjadi aksara Ciacia. Selanjutnya dikenal sebagai aksara yang sudah terpengaruh oleh Hangeul.

Kebijakan menggunakan aksara Korea bermula dari sebuah Simposium Internasional Pernaskahan ke-9 pada 5-8 Agustus 2005. Selain itu penutur bahasa Ciacia tidak memiliki sistem penulisan yang bisa mengabadikan pelafalan bahasa mereka sendiri. Sehingga, pengaruh bahasa mayoritas bisa menggerus pemakaian bahasa kaum minoritas itu. Setelah melakukan penelitian, Syahrir Ramadhan memperoleh hasil bahwa orang Ciacia di Karya Baru sebenarnya berasal dari Kecamatan Sampolawa di Buton Selatan. Migrasi orang Cia-Cia ke Karya Baru ternyata dilakukan secara paksa oleh tentara. Peristiwa tersebut menjadi ingatan kelam orang Cia-Cia yang merasakan bagaimana kekerasan yang dilakukan oleh militer saat itu. Migrasi tersebut terjadi pada 1969, untuk membangun perkampungan baru yang disebut Resettlement 11 Karya Baru.

Sumber:

https://jendela.kemdikbud.go.id/v2/kajian/detail/aksara-korea-dalam-bahasa-daerah-ciacia

Terima Kasih, Semoga Bermanfaat

==================================

Hidup Hanya Sekali, Jangan Menua Tanpa Prestasi💎

#SalamPrisma

#SalamBerkarya

Scroll to Top